Universitas Royal – Universitas Royal kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen Universitas Royal melaksanakan program Penguatan Kompetensi Pengembangan Perangkat Lunak bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi sekaligus mempersiapkan lulusan SMK yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri digital.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Iqbal Kamil Siregar, M.Kom, Ricki Ananda, M.Kom, dan Zulkifli Harahap, M.Pd. Dalam pelaksanaannya, tim dosen juga didampingi oleh mahasiswa Wahyu Renaldi sebagai bagian dari implementasi kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

Program PKM ini dirancang untuk memberikan pembekalan kepada siswa mengenai konsep, metode, serta praktik terbaik dalam pengembangan perangkat lunak (software development). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan siklus pengembangan perangkat lunak, analisis kebutuhan sistem, perancangan aplikasi, implementasi pemrograman, pengujian perangkat lunak, hingga pengenalan teknologi dan tren industri digital terkini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Universitas Royal dalam mendukung peningkatan kompetensi peserta didik vokasi agar memiliki kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti sesi praktik, studi kasus, diskusi, dan pendampingan langsung dari para dosen yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.

Ketua tim PKM, Iqbal Kamil Siregar, M.Kom, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut lulusan SMK untuk memiliki kompetensi yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pengabdian yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap proses pengembangan perangkat lunak secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi, sehingga mereka memiliki bekal kompetensi yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti sesi penyampaian materi, praktik pengembangan aplikasi, serta diskusi mengenai berbagai tantangan dalam dunia pemrograman. Interaksi yang terjalin antara tim dosen Universitas Royal, mahasiswa pendamping, dan para siswa menciptakan suasana belajar yang kolaboratif sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan PKM ini juga menanamkan pentingnya kemampuan berpikir kritis, problem solving, kerja sama tim, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Kompetensi tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama dalam industri pengembangan perangkat lunak yang terus berkembang.

Universitas Royal meyakini bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Kehadiran dosen bersama mahasiswa dalam kegiatan pengabdian ini juga menjadi wujud nyata sinergi akademik dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan teknologi informasi.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Royal tidak hanya menjalankan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ke depan, Universitas Royal akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai sekolah, instansi pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat guna mendukung percepatan transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.