11 April 2026 – Universitas Royal kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 16 tim dosen Universitas Royal berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Hibah BIMA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Royal dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Berdasarkan hasil pendanaan yang telah diumumkan, Universitas Royal berhasil meloloskan 14 proposal penelitian dan 2 proposal pengabdian kepada masyarakat. Prestasi ini menunjukkan meningkatnya kapasitas dosen Universitas Royal dalam menghasilkan riset inovatif serta program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Rektor Universitas Royal menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang berhasil memperoleh pendanaan Hibah BIMA Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari budaya akademik yang terus dikembangkan di lingkungan Universitas Royal, khususnya dalam bidang penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Royal untuk terus menghasilkan penelitian yang berkualitas, inovatif, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan masyarakat. Kami berharap hasil penelitian maupun pengabdian yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan reputasi Universitas Royal di tingkat nasional,” ujarnya.

Daftar Proposal Penelitian yang Didanai

Sebanyak 14 proposal penelitian dosen Universitas Royal berhasil memperoleh pendanaan pada Program Hibah BIMA Tahun 2026, yaitu:

  1. Amalia, M.Kom bersama Fauriatun Helmiah, M.Kom dan Masitah Handayani, M.Kom dengan judul penelitian “Model Group Decision Support System Berbasis Role-Based Collaboration Dalam Pemilihan Benih Padi Unggul” pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP).
  2. Iin Almeina Loebis, M.S bersama Adi Mas Afandi, M.Kom dan Hambali, M.Kom dengan judul “Penggunaan Aplikasi Pendipan untuk Pemulihan Emosional dan Pembelajaran Tematik Anak Pascabencana Banjir di Asahan Sumatera Utara” pada skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR).
  3. Jeperson Hutahaean, M.Kom bersama Endra Saputra, M.Ak dan Yessica Siagian, M.Kom dengan penelitian “Optimalisasi Distribusi Pangan untuk Mengurangi Lonjakan Harga Menggunakan Reinforcement Learning” pada skema PFR Tahun Kedua.
  4. Jumiah, M.Pd bersama Nurul Kholiza Priani, M.Pd dan Jeklin Hutagaol, M.Pd dengan penelitian “Analisis Metabolit Sekunder pada Ekstraksi Tanaman Rhizophora apiculata di Hutan Ekowisata Pantai Sejarah Batu Bara” pada skema PDP.
  5. Khairul Abdi Sinuraya, M.Kom bersama Andri Nata, M.Kom dan Adi Prijuna Lubis, M.Kom melalui penelitian “Pengembangan Model Robust Clustering untuk Pemetaan dan Deteksi Risiko Stunting Anak Berbasis Data Multisumber” pada skema PDP.
  6. Maulana Dwi Sena, M.Kom bersama Ardiansyah Sembiring, M.Kom dan Nuriadi Manurung, M.Kom dengan penelitian “Optimasi Pemetaan Kualitas Lulusan Mahasiswa melalui Analisis Model Clustering dengan Dataset Tracer Study” pada skema PDP.
  7. Muhammad Amin, M.Kom bersama Muhammad Iqbal Haitame, M.Pd dan Ricki Ananda, M.Kom dengan penelitian “Penerapan Algoritma ANFIS dan Sensor pada Sistem Filter Gandac-Pressure untuk Mengubah Air Lumpur Banjir Batangtoru Menjadi Air Layak Minum” pada skema PFR.
  8. Muhammad Amin, M.Kom bersama Edi Kurniawan, M.Kom dan Dahriansah, M.Kom melalui penelitian “Pengembangan Sistem Deteksi dan Analisis Jalan Rusak Tergenang Air Berbasis Deep Learning Menggunakan YOLOv8-Seg dan LSTM untuk Peningkatan Infrastruktur Transportasi” pada skema PDP.
  9. Dr. Neni Mulyani, M.Kom bersama Anjar Wanto dan Jhonson Efendi Hutagalung, M.Kom dengan penelitian “Solusi Mitigasi Bencana Berdasarkan Citra Geospatial: Pengembangan Sistem Cerdas Deteksi Area Potensi Banjir dengan Algoritma Machine Learning dan CNN” pada skema PFR Tahun Kedua.
  10. Nirda Julianda, M.M bersama Risnawati, M.Kom dan Sisca Sri Dewi Saragih, M.Pd melalui penelitian “Model Penguatan Retensi Kerja Generasi Z melalui Employer Branding dan Digital Engagement pada Era Pasca Transformasi Digital di Kabupaten Asahan” pada skema PDP.
  11. Parini, M.Kom bersama Yessica Siagian, M.Kom, Guntur Maha Putra, M.Kom, dan Hartono Suria Manja Manurung, M.H dengan penelitian “Distribusi Spasial Kesenjangan Pasok Komoditas Pangan Menggunakan Algoritma K-Means untuk Pemetaan Provinsi di Indonesia” pada skema PDP.
  12. Risnawati, M.Kom bersama Fauriatun Helmiah, M.Kom dan Rika Nofitri, M.Kom melalui penelitian “Model Klasterisasi Wilayah Sentra Ternak Pedaging Menggunakan Machine Learning Berbasis Data Spasial Kabupaten Asahan” pada skema PDP.
  13. Sudarmin, M.Kom bersama Santoso, M.M dan Jhonson Efendi Hutagalung, M.Kom dengan penelitian “Inovasi Teknologi Sensor Cerdas dalam Mengontrol Pemasakan Gula Merah Sawit untuk Meningkatkan Produksi Penjualan bagi Pengerajin Gula Merah Sawit Harapan” pada skema PDP.
  14. Yessica Siagian, M.Kom bersama Dr. Neni Mulyani, M.Kom dan Jeperson Hutahaean, M.Kom dengan penelitian “Optimasi Prediksi Harga Komoditas Pertanian Menggunakan Teknik Stacking Algoritma Machine Learning dan Deep Learning dengan SMOTE” pada skema PFR Tahun Kedua.

Dua Proposal Pengabdian kepada Masyarakat

Selain penelitian, Universitas Royal juga berhasil memperoleh pendanaan untuk dua proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Tim pertama diketuai oleh Andrew Ramadhani, M.Kom bersama Nurhasanah, M.M dan Muhammad Iqbal, M.Kom melalui program “Peningkatan Kunjungan Wisatawan dan Ekonomi Lokal melalui Smart Tourism Berbasis Virtual Tour 360 pada Pemandian Air Panas Citra Batubara”.

Sementara itu, tim kedua diketuai oleh Muhammad Iqbal, M.Kom bersama Muhammad Iqbal Haitame, M.Pd dan Andrew Ramadhani, M.Kom dengan program “Pemberdayaan POKDAKAN Tani Makmur melalui Greenovation SmartBioFertilizer: Pengolahan Limbah Kolam Lele menjadi Pupuk Organik untuk Mendukung Pakan Mandiri Berkelanjutan.”

Keberhasilan 16 tim dosen memperoleh pendanaan Hibah BIMA Tahun 2026 semakin mempertegas posisi Universitas Royal sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan inovasi berbasis riset serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui penelitian dan pengabdian. Universitas Royal berkomitmen untuk terus meningkatkan budaya riset, memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra, serta menghasilkan luaran yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.